Home > Know how, News > Anarkisme dan fanatisme suporter sepak bola

Anarkisme dan fanatisme suporter sepak bola

January 23rd, 2010 Leave a comment Go to comments

Ya… ya… Film dengan judul Romeo dan juliet versi sepak bola Indonesia, memang bisa dijadikan gambaran nyata dari dunia sepak bola Indonesia. Film yang mengisahkan anarkisme yang brutal yang disebabkan rasa fanatik berlebihan terhadap klub sepak bola oleh bobotoh viking bandung dan the jekmania jakarta memang bukan sekedar kisah film saja, tapi ini memang ada di kenyataan. Belum lama ini saja seorang suporter bonek mania surabaya menjadi korban karena terjatuh dari atap kereta api dalam pejalanan untuk melihat tim kesayangannya bermain. Memang tidak ada yang salah, kita fanatik terhadap sesuatu. tapi bila sebuah fanatik yang berlebih akan menimbulkan rasa gengsi. Apalagi bila rasa fanatik itu dimiliki oleh sebuah masa yang berjumlah besar, ini bisa saja menjadi sebuah mesin penghancur apa saja yang ada didepannya bisa disulut oleh api amarah.

Saya sendiri suka nonton sepak bola, meski tidak langsung di lapangan. bahkan saya bisa berteriak-teriak sendiri dikamar ketika terjadi peluang gol. Tapi saya miris dan sedih bila sebuah pertandingan sepak bola yang di dukung suporter fanatiknya ricuh, ini cermin bahwa dunia sepak bola Indonesia masih harus banyak belajar lagi tentang fair play,baik dari pemain, wasit, dan serta para pendukung setianya. Bila tidak, maka bukan tidak mungkin Indonesia akan batal menjadi tuan rumah piala dunia 2022.

Fanatisme adalah sebuah keadaan di mana seseorang atau kelompok yang menganut sebuah paham, baik politik, agama, kebudayaan atau apapun saja dengan cara berlebihan (membabi buta) sehingga berakibat kurang baik, bahkan cenderung menimbulkan perseteruan dan konflik serius.. karena saking fanatiknya the jak akan bilang “bila dibelah dada ini maka akan keluar darah orange“, bobotoh dan aremania akan bilang darahnya berwarna “biru“, dan bonek mania akan keluar darah warna “hijau“. ya itulah contoh bagaimana perumpamaan sebuah kefanatikan yang sudah mendarah daging. rasa bahagia yang meluap bila tim kesayanganya menang berlaga, atau sebaliknya akan timbul rasa amarah, kecewa, menangis, bahkan mengamuk bila tim kesayangannya kalah. Oleh karena itu kita harus punya sifat fair play untuk menangkal kegembiraan yang berlebihan, ataupun kekecewaan yang berakhir dengan kebruntalan.

Untuk saat ini memang banyak media yang masih mengabarkan dengan berita miring kepada suporter dari Persebaya Surabaya yang menamakan dirinya Bonek mania. Ini bukan tidak beralasan kenapa media selalu mengabarkan negatif. dalam setiap laga persebaya dimanapun, pasti suporter ini berulah. bahkan Forum Wartawan Surakarta (F-WTS) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Solo menggelar aksi protes terhadap tindakan anarkisme Bonek. Ini dilakukan karena ada oknum bonek yang memukul wartawan dan akan menjarah kameranya.

Diperlukan koordinasi dan kesadaran tinggi akan fair play semua pihak untuk menghentikan anarkisme para suporter persebaya dan suporter-suporter semua klub sepak bola yang ada di Indonesia ini, baik dari aparat kemanan, penyelenggara pertandingan, pemerintah setempat, koordinator wilayah masing-masing daerah asal suporter, dan klub itu sendiri. Sehingga dengan begitu tidak akan ada lagi yang namanya mengambil batu saat para suporter turun di stasiun untuk melempari rumah warga, dan sederet kejadian kelam yang terjadi hanya karena sebuah bola ;) .

Referensi : suaramerdekawikipedia


Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari arifudin dot Net

  1. January 23rd, 2010 at 18:34 | #1

    pertamaxxxxxxxx
    hidup bonexxxxxxxxx………

  2. January 23rd, 2010 at 18:44 | #2

    hm..memang sangar-sangar wes… hehee

  3. January 23rd, 2010 at 19:34 | #3

    aku ndukung persepon aja ah. :mrgreen:

  4. arifudin
    January 23rd, 2010 at 19:42 | #4

    @Dawam Multazam
    Hidoep Persepon! :lol: , sek to… mang enek? :mrgreen:

  5. January 23rd, 2010 at 23:11 | #5

    foto anakismenya mana
    kok adanya foto cewek (doh)

  6. January 24th, 2010 at 00:35 | #6

    Kadang fanatismenya kelewatan…
    Orang yg nggak ngerti apa2 dibalang watu…

  7. January 24th, 2010 at 02:41 | #7

    Yah,
    Bonek mah sampai kapan tahun jg susah kali ngurusnya :D

  8. January 24th, 2010 at 04:14 | #8

    aku dukung yang merah, kuning, dan hijau, semuanya !!!

  9. January 24th, 2010 at 06:48 | #9

    sepakbola jangan sampai dijadikan ajang anarkis…

  10. January 24th, 2010 at 15:03 | #10

    tapi cantik tuch suporternya hehe

  11. January 24th, 2010 at 16:52 | #11

    mampirrrrr

  12. January 24th, 2010 at 23:56 | #12
  13. January 25th, 2010 at 03:02 | #13

    bubarkan saja klub sepakbolanya bila suporternya gak bisa diatur

  14. January 25th, 2010 at 03:30 | #14

    Benci banget kalo maen bola masih pake jurus kungfu, kan lebih enak pake thaichi biar diliatnya enak. bener ga bro…..?

  15. January 25th, 2010 at 05:50 | #15

    udah pada gila semua :mrgreen: kalau mau menang terus sih ending maen PS aja! hehehehe… ini bukti bahwa pengganguran masih tinggi angkanya. klau orang ada kerjaan sih enggak bakalan kayak gini … dasar … :lol:

  16. January 25th, 2010 at 05:52 | #16

    tapi saya teteup: HIDUP PERSIB! (tanpa anarkis tentunya :mrgreen: )

  17. January 25th, 2010 at 07:32 | #17

    sungguh sedih ketika saya mendengarkan berita fanatisme sepak bola dalam seprekan terakhir ini, mas arif, khususnya yang berkaitan dengan aksi saudara2 kita yang pakai tagline bondho nekad alias bnoek itu. semoga aksi2 kekerasan yang kurang menguntungkan semacam itu bisa segera tertuntaskan, utk kemudian beralih menjadi supporter yang mencerahkan buat tim kesayangannya.

  18. January 26th, 2010 at 07:30 | #18

    kalo udah massa ngeri soalnya gak tau apa2 tau2nya kepala bocor..

  19. January 26th, 2010 at 10:16 | #19

    wah..iya sering rusuh.Kasihan tuh yg cewek ikut2an..
    mentalnya jadi gimana gitu..

  20. January 26th, 2010 at 10:50 | #20

    saya cuma blogger baru bukan supporter

  21. January 27th, 2010 at 01:44 | #21

    kalo gitu sekarang Liga Indonesia dipindah ke Winning Eleven aja kali ya

  22. Mubaroki
    January 27th, 2010 at 18:43 | #22

    Kunjungan perdana…
    Salam kenal…

  23. February 8th, 2010 at 16:12 | #23

    biyuh ndelok hot keyworde mumet sak harat-harat… hohohooh…

  24. April 7th, 2010 at 04:44 | #24

    kenapa setiap tim yang mereka bela kalah pasti selalu terjadi kerusuhan usai pertandingan???
    mungkin seporter tim indonesia belum bisa mencontoh seporter – seporter di luar negeri seperti inggris atau di italy..
    tapi dukung terus persepakbolaan indonesia..

  25. Irfansadone
    April 9th, 2010 at 23:19 | #25

    Jakmania Ampe Mati…!!!!!!
    (no comment) :(

  26. Irfansadone
    April 9th, 2010 at 23:24 | #26

    JAKMANIA Love Persija Always, Forever, Never, Everyting….!!!

  27. Bonek Solo
    December 1st, 2010 at 11:23 | #27

    Ora kabeh bonek sing resek , bonek sing resek kui yo arek mbambungan , arek pengamen , arek sing ora tw sekolah kui . bonek iku bondo dan nekat . bondo duek , nekat demi tim kesangan . iku kui julukan bonek . sing ngomong bonek resek kui yo menungso sing ora tau sekolah .

  28. eghie
    January 3rd, 2011 at 06:52 | #28

    guw ank the jak angel ( pndkung setia PERSIJA JAKARTA )
    tp wat guw gk add alsan ap’pun wat brskap anakis saat nnton prtndingan spak bola.
    w sllu brusaha wat nglarang tmend” w u/ gk brskap anarkis!!!
    coz,, skap anarkis tu cuma bsa ngerusak moral suporter :)
    ayoo the jak _
    tunjukan sportivitas mu ***

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
  1. No trackbacks yet.