Archive

Author Archive

My outdoor gear review

March 10th, 2012 14 comments

Hello kawan, sudah lama saya tidak posting di blog kesayangan ini. Kali ini dalam tulisan ini saya atau penulis akan mencoba mereview beberapa peralatan outdoor atau istilah kerennya outdoor gear. Sebelumnya pasti ada yang tanya-tanya, apa sih klasifikasinya dari peralatan outddor itu?, ya intinya adalah peralatan yang kita gunakan untuk menunjang aktivitas kita di alam bebas alias outdoor (kemah, penjelajahan, pendakian, telusur gua, dll). Dan disini saya akan mencoba mereview beberapa koleksi outdoor gear yang saya miliki yang mayoritas adalah masih merk lokal Indonesia, tapi juga ada beberapa merk impor.

Dalam penulisan ini, penulis tidak bermaksud promosi, merendahkan, maupun bermaksud iklan untuk sebuah produk/perusahaan/merk, penulis hanya sekedar menulis apa yang dirasakan setelah memegang, mencoba, dan merasakan dari barang yang dimiliki. Jadi tidak ada intervensi dari pihak manapun.

OK kita mulai saja, akan kami acak saja dari barang yang kecil-kecil sampai yang lumayan besar :) .

  • Tenda Eiger Storm 2, tenda ini memang sudah lama saya incar karena memang bagus untuk baik dari segi bahan maupun teknologinya, meskipun bisa dibilang belum bisa menandingi merk-merk luar. Dengan ukuran 210x(40+130+40)x110 cm ini cukup untuk melindungi 2 orang dan barang bawaan dari panas dan hujan. Tenda ini terdiri dari dua lapis, bagian inner dan flysheet. Tenda ini pernah saya tes saat camping di pantai dan terkena  hujan sedang, ya lumayan tidak bocor. Dari segi harga, ya bisa dibilang lumayan kokoh dan tangguhlah untuk tenda seharga 465 ribu ini  (beli setelah dapat bayaran dari google adsense kemarin). Dan yang paling saya suka dari tenda ini adalah  tidak ada bagian yang menjorok keluar, jadi akan kuat bila dihantam angin kencang (yang penting pemasang baik dan benar). Dari segi berat, tenda ini beratnya tidak ada 3 kg, jadi lumayan enteng :) .

 

  • Tas/ransel/carrier/rucksack Consina tarebbi, sedikit cerita sebelum memiliki tas merk ini, saya punya tas merk Rei krakatau 60l yang saya beli dari hasil jual link di salah satu blog saya dengan harga 575 ribu waktu itu, dan saya jual lagi karena saya rasa kurang nyaman di bagian suspensi punggungnya. Dan akhirnya saya beralih ke Consina tarebbi dengan ukuran muatan isi yang sama yakni 60 liter. Meskipun harganya cuma 385 ribu, tapi yang saya suka dari tas ini, bagian suspensi punggungnya sangat empuk dan nyaman di punggung dan tumpuan berat tidak hanya pada tali utama saja, tapi juga ada tali webbing tambahan, jadi lebih nyaman. Sayangnya rain cover tas ini tidak ada atau dijual terpisah.

Read more…

Suka duka jualan online

July 30th, 2011 31 comments

Sudah beberapa bulan terakhir ini, saya mencoba mencari solusi lain selain menjadi online publisher, yaitu mencoba menjadi online seller. Ya karena menjadi online publisher selalu berhadapan dengan kuatnya terpaan badai google yang sulit diterka, kadang hempasanya begitu sangat menyakitkan. Sehingga sayapun mencoba cari pemasukan lain yakni menjual barang secara online.

Banyak cerita, banyak pengalaman selama menjalankannya, dan dalam postingan ini saya mencoba berbagi cerita dan uneg-uneg. Ok kita mulai dari positifnya :

Sukanya :

  • Persaingan lebih sedikit, bukan tidak ada saingan ketika kita berjualan barang secara online. hanya saja kita tidak perlu capek-capek ke tukang sablon buat cetak banner yang di pasang diperempatan, kita tinggal memainkan jurus SEOnya saja, dan memenangkan keyword dari kompetitor kita.
  • Negara ini luas, persebaran barang yang dibutuhkan di setiap daerah belum merata. Apalagi daerah terpencil yang jauh dari perkotaan. Nah disini kita bisa memainkan harga (bukan berarti membuat harga seenaknya, tapi sewajarnya saja). dengan harga yang masih wajar, yakinlah meski barang kita mahal sedikit dari kompetitor kita pasti akan tetap dikejar calon pembeli.
  • Biaya operasional lumayan terjangkau. Bila usaha masih kecil-kecilan, kita tidak perlu menyewa orang lain untuk menjaga toko online kita. Cukup menunggu depan monitor dan menunggu dering HP.
  • Sambil jualan sambil menambah relasi. Semakin banyak customer, maka semakin banyak kenalan. Apalagi barang yang kita julan adalah barang yang merupakan barang koleksi atau peralatan penunjang hobi.

Dukanya :

  • Kalau sistem transaksinya masih memakain SMS, konsumen banyak tanya. pulsa boros, beli barang satu biji tanya jawabnya satu meter lebih :D
  • Harus sabar memberi pengertian. Kadang calon pembeli itu ragu, takut, kalau ditipu. itu memang sudah hal wajar dalam dunia jual beli online, cari kesepakatan yang sama-sama menguntungkan.
  • Dituduh menipu, dengan alasan barang yang dipesan tidak kunjung tiba ke tangan pembeli. Sebenarnya buka menipu, tapi barang yang dikirim masih dijalan, entah macet, atau kurirnya ada halangan dijalan, ataupun terselip di kantor jasa pengiriman.
  • salah hitung ongkos kirim. Pernah saya alami, untungnya cuma seribu dua ribu. Jadi harus teliti menentukan ongkos kirim biar tidak rugi.
  • Hanya dapat OMDO, yaitu omong doang, jadi begini. si calon pembeli cuma bilang kalau pesan barang ini itu, setelah ditotal dan di beri kesepakatan harga dan paket sudah siap dikirim, eh ternyata tidak bayar-bayar. Untung barang belum dikirim.

Ya itulah sedikit gambaran bagaimana suka duka yang saya rasakan ketika menjalankan jualan barang secara online. Ya mungkin dari pengalaman diatas bisa dijadikan kesimpulan tips bagaimana menjalan usaha berjualan barang secara online.

Read more…

Google adsense arrrgghhh!…..

May 16th, 2011 24 comments

Google adsense?, arrghhh….?, what?, Susah juga ternyata. Entah belum menemukan racikan yang pas atau gimana saya juga tidak tahu. Tapi yang pasti saya selalu ngiler bila melihat penghasilan para master publisher google adsense, layaknya seperti pensiun dini, tinggal duduk diam dan uangpun datang tiap akhir bulan layaknya PNS.

Racikan itu hingga kini belum saya temukan, entah itu coba-coba ramuan dari sana dari sini semua dicoba, tapi ya begitulah, belum pas juga (geram). Padahal saya ngeblog baru kemarin tahun 2007 an, berawal dari sebuah blog dari blogspot, dengan modal blogging walking ke blog teman-teman, dari situlah saya sedikit banyak belajar, receh demi receh terkumpul dan siap buat beli sebuah domain dan hosting kelas teri. Kemudian saya kembangkan lagi, diputar lagi beli domain lagi dan lagi.

Link sales adalah jalan cepat buat mengumpulkan recehan, berbekal id forum internet marketing yang cukup tersohor di ranah maya, saya tawarkan ke sana kemari, soalah saya mengemis “ayolah belilah satu link saja di blogku”, satu tawaran tiap hari sampai puluhan aku kirim ke orang-orang berduit, berharap dari puluhan proposal penawaran itu ada satu yang nyantol di hati mereka.

Dan saya berpikir, link sales butuh kerja ekstra. Selain selalu optimasi blog, saya juga berkelahi dengan algoritma google yang selalu berubah yang tidak bisa dibuat patok. Banyak master bilang, kalau mau berhasil kuncinya adalah satu, yaitu “fokus”. Emm… mungkin itu yang saya alami saat ini, kurang fokus dan fokus. Saya terlalu banyak baca artikel denga berbagai teknik, dan semuanya hanya bernilai setengah saat mempelajarinya. Belum kelar teknik yang satu, baca lainya sudah sudah ingin coba, padahal ekperimen yang pertama belum dilihat hasilnya.

Ya saya harus ekperimen terus dan fokus untuk menemuka racikan ramuan yang tepat itu.

 

Categories: Blogging, Diary Tags: , , , ,

Kedai pramuka online

April 26th, 2011 No comments

Ibarat membangun sebuah bangunan, kedai saya bangun pelan-pelan, mulai dari pondasinya, temboknya, gentengnya, sampai polesan terakhir cat-nya. Meski di dunia kepramukaan saya sudah tidak terlalu aktif, tapi rasa cinta terhadap perkembangan pramuka membuat saya tertarik untuk membuat sebuah blog yang berisi seputar pramuka yang beralamat di arifudin.wordpress.com.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pramuka tidak bisa untuk mencari uang, tapi sebaliknya, setiap kegiatan yang berhubungan dengan pramuka adalah selalu menghabiskan uang. Iuran, iuran dan iuran (kecuali pengajuan proposal hehe). Tapi meskipun begitu, dari semua kegiatan pramuka bisa membentuk karakter dan mental seseorang. Mental berjuang, mental berbisnis, mental berorganisasi, dan lain sebagainya. Selain itu pramuka juga membentuk individu-individu yang bertanggung jawab, disiplin, dan bersahaja.

Ach… kayak ceramah saja hihi, sudah cukup ceramahnya. Sekarang saatnya promosi. Apa promosinya?, tidak lain tidak salah kedai yang saya sedikit sindir diatas, yakni kedai pramuka online. Alamatnya adalah www.kedaipramuka.net, nah dari situs tersebut, siapapun itu, ketika pertama kali membuka, pasti akan terpana dengan tampilan bakulnya :lol: (HOAX).

Lalu apa saja yang dijual?, ya semua perlengkapan pramuka, untuk lengkapnya bisa dilihat di daftar katalog-nya. Lalu kalau barang yang diinginkan belum ada gimana?, ya nanti biasanya diusahakan dulu hihi (loch serius inih). Biasanya yang banyak di cari itu tanda jabatan pramuka. produk lain juga  ada, seperti ring kacu, badge, kompor, TKU, dan lain sebagainya. Cukup sekian dulu postingan promosi ini, ada kurang lebihnya silahkan ditambah atau dikurangi sendiri hihi :mrgreen:

Like facebook, kekuatan sebuah jempol

April 19th, 2011 12 comments

Coba kita adakan survei kecil-kecilan kebeberapa orang pengguna internet, kita tanya “ketika buka internet yang pertama kali di buka email atau facebook?”, pasti saya jamin facebook. Mungkin buka email hanya saat buat register facebook buat konfirmasi :lol: . Tidak bisa di pungkiri lagi bahwa facebook seperti layaknya darahnya manusia yang selalu mengalir, begitu juga arus informasi yang berjalan di facebook juga sangat luar biasa cepatnya.

Entah itu dari status sekedar kata “ach…”, sampai status curhatan yang panjang lebar selalu menghiasi wall facebook kita. Kadang kita malas balas status meskipun status tersebut mulai nilai bobot lebih, mungkin kata-kata bijak, berupa fakta, ataupun lainnya kita hanya pencet tombol tulisan suka atau like di bawah status, kemudian akan keluar gambar jempol. ya ini merupakan salah satu apresiasi terhadap pembuat statusnya.

kadang kala saya juga pernah dengar, bahwa ada lomba banyak-banyakan like, dalam hati saya berkata “wah lomba apaan ini hehe”, tapi tidak ada salahnya juga :) . “like” pada facebook menurut saya memang sangat fenomenal. What?!, kenapa fenomenal?, ya karena dari sebuak klik “like” terutama yang ada di sebuah fans page, karena bisa memperluas dan mempercepat laju informasi. pandangan “like” facebook menurut saya :

  • Sebagai tanda suka kita terhadap suatu status, karena statusnya berisi kata-kata atau kalimat yang patut di acungi jempol.
  • Sebagai pengejek, kenapa begitu?, jika kita klik tombol like di status seseorang saya rasa bukan jempol keatas yang di berikan, tapi malah seakan-akan kita memberikan jempol terbalik, ketika memberikan “like” pada status seseorang yang isinya sedang terkena musibah.
  • Sebagai penggalang massa, masih ingat tentang gerakan sejuta facebooker dukung KPK dulu?, ya itu adalah salah satu contohnya bagaimana kekuatan “like” bisa menggalang massa yang luar biasa banyaknya.
  • Sebagai tanda ke-artisan kita :mrgreen: , kalau kita bikin fans page pribadi dan ternyata banyak yang tekan tombol “like”, berarti kita punya fans banyak. (siapkan pena buat tanda tangan)
  • Sebagai penyebar informasi, ketika kita browsing mencari informasi tertentu dan kemudian menemukan di suatu website, kemudian pada awal artikel atau akhir artikel disediakan tanda jempol, jika kita klik tombol tersebut maka secara otomatis artikel yang kita baca barusan akan ter-share pada profil facebook.

Itulah “like” versi saya, mungkin anda mau menambahkan lagi? :) , intinya jempol ini memang buka sekedar isapan jempol belaka, tergantung pemakaian hehe. yang penting jempol kaki tidak cantengan :lol: .