Cicak, buaya. yang akur ya

Tubuh cicak memang hanya kecil, kurang lebih hanya 10 cm. sedangkan buaya binatang reptil yang sangat besar dan buas, pemangsa daging dan bangkai. nah kalu dibandingkan memang tidak sepadan jika cicak dilawankan dengan buaya. bahkan mungkin cicak seratus melawan satu buaya, cicak belum tentu menang andai diadu.

tapi cicak yang satu ini memang sangat banyak pendukungnya, bahkan dari seluruh penjuru negeri mendukung, karena keadaannya saat ini sedang kritis dan diujung tanduk. Ya gerakan Cintai Indonesia cintai KPK yang disingkat CICAK adalah wujud dari sebuah dukungan terhadap institusi pemberantas korupsi dinegeri ini yang sedang sakit.

Bagimana tidak, tugasnya kini terlunta-lunta karena terjerat hukum. Polri yang di simbolkan sebagai buaya yang siap mencaplok sang cicak yang imut :mrgreen: . Keduanya sangat dibutuhkan dalam negeri ini, Polri sebagai penegak hukum dan KPK sang pemberantas korupsi. janganlah kalian berdua bertengkar, berdamailah.

Bila kalian tak kunjung selesai bermain petak umpetnya, maka sang koruptorlah yang akan mencuri makanan kalian, karena kalian sibuk bermain. Segera selesaikan permainanmu dan segeralah pulang untuk menyantap makananmu, ada sepiring nyamuk koruptor dibalik korden jendela yang sedang bersembunyi, dan seonggok bangkai yang bikin bau negeri ini untuk sang buaya.

Berantas koruptor, tegakkan hukum. Jika memang salah satu ada yang salah, segera selesaikan secara baik. Yang salah pasti hidup tidak akan tenang, percayalah 😉 . dan kebenaran pasti menang, meski dengan penuh perjuangan panjang.

Sumber gambar : disini

28 thoughts on “Cicak, buaya. yang akur ya”

Leave a Reply