Mahasiswa dan internet

internet-mahasiswaYup di jaman teknologi informasi serba internet sekarang ini bagi seorang mahasiswa adalah hukumnya wajib melek internet, karena kalau tidak tahu apa itu internet maka akan ketinggalan dan akan menjadi gaptek. Jurusan apapun, fakultas apapun sudah mewajibkan untuk bisa berinteraksi dengan internet, baik mencari tugas, hiburan, chating dan masih banyak lagi yang bisa didapatkan dari intenet. Internet bagaikan jendela informasi dunia. Hanya dengan mengetikan sesuatu dilayar monitor maka apapun yang kita cara akan dapat kita peroleh.

Internet adalah masa depan, internet adalah sumber informasi, internet adalah sebuah revolusi. Kita bisa mencari pengetahuan tentang apa saja disana. Mulailah mempelajari bagaimana cara mendapatkan informasi
di internet dengan cepat dan tepat, karena dimasa depan akan banyak membutuhkan pengetahuan yang dapat dengan mudah kita temuka diinternet. Di internet kita juga dapat belajar bahasa Inggris dengan baik, Bahasa Inggris sangat penting untuk masa depan kita. Chat dan email tentuk menarik dan nikmat, dan itu sah-sah saja, asal kita juga tetap fokus pada hal-hal lain yang lebih penting.

Dan saya mengutip pesan dari Ibu Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian, Sri Mulyani Indrawati dari sebuah situs berita, beliau berpesan kepada mahasiswa, agar mahasiswa lebih bijak dalam menggunakan teknologi internet ini.

“Uang saku kalian jangan buat senang-senang doang, kalian sama saja dengan anak saya. Beli dong majalah The Economist. Lalu kalau buka internet jangan buka Facebook, tapi buka www.depkeu.go.id atau www.bps.go.id, coba di situ Anda lihat indikator-indikator ekonomi kita,” ujarnya.

Dikatakan Sri Mulyani, mahasiswa saat ini diuntungkan karena sudah menikmati masa reformasi. “Kalian sekarang bebas, boleh abis kuliah ikut demo, boleh tidak ikut P4. Jadi bebas,” ucapnya.

Ya tentunya pesan ibu menteri diatas patut kita renungkan, apakah kita betul ketika konek dengan internet hanya main-main facebook atapun friendster?, mari kita jawab dalam hati kita masing-masing. Sudah selayaknya di era web 2.0 ini, mahasiswa mengeksplore segala potensi yang dimiliki. Baik menggunakan internet untuk sharing berupa blog, branding diri, ataupun opini kritis yang terkenal dari seorang aktifis mahasiswa.

31 thoughts on “Mahasiswa dan internet”

  1. Sebagai seorang menteri ekonomi memang ‘tepat’ apa yang diucapkan oleh Ibu Sri Mulyani itu.

    Namun terdapat beberapa kendala untuk mewujudkannya:

    – Penetrasi internet di Indonesia masih rendah akibat masih mahalnya biaya koneksi internet.

    – Internet digunakan seseorang pada awalnya bisa dengan beberapa latarbelakang: butuh untuk mencari informasi, sekedar pengen tau aja bentuknya spt apa atau biar ga dibilang gaptek. Dan setau saya orang awam cenderung ingin tau internet itu dengan alasan biar ga disebut gaptek dan salah satunya yaitu Facebook itu sehingga berkembang sangat cepat. Poinnya adalah untuk menarik minat orang mulai mengenal internet harus dengan mengkaitkan dengan sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Jangan orang awam baru melek internet sudah diminta untuk rajin-rajin buka situsnya bps atau depkeu. Kan bisa jenuh dan bosen nanti.

    – Dan satu lagi, awal mula kehadiran internet adalah untuk memudahkan berbagi informasi bagi penggunanya di seluruh dunia dan informasi itu sendiri beragam, ada yang positif, negatif, membangun, merusak dan lain sebagainya. Tinggal bagaimana diri kita sendiri memfilter sekian jenis informasi yang ada di dunia maya. Kalau kita ingin pintar, cerdas dan berwawasan maka carilah informasi yang dapat menjadikan kita seperti itu dan sebaliknya kalau internet hanya dijadikan ajang untuk ‘senang-senang’ maka merugilah kita.

    Jafar Soddik’s last blog post..Menikah dengan niat suci

  2. imbauan bu mulyani memang tepat, mas arif. kaum mudan dan mahasiswa hendaknya bisa erif dan cerdas dalam mnggunakan internet, tak mlulu utk mencari hiburan, lebih2 sekadar utk memburu gambar bokep, kekekeke …. mahasiswa sekarang memang pada dengan masa saya dulu. jangankan internet, ngetik saja mesti manual dg mesin ketik yang suaranya engganggu tetangga, hehhee …

    sawali tuhusetya’s last blog post..Banjir!

  3. Kalo saya opininya gini. Selama internet masih jadi barang mahal, gak akan bs cepat terwujud impian agar semua pelajar & mahasiswa melek informasi online.

    Dengan tarif warnet 5rb/jam, dan kecepatan yg lumayan (lumayan lambat maksudnya), pasti orang lebih memilih utk cari yg seger-seger dulu, artinya yg selain bs jd informasi, jg gak bikin kepala lgsg puyeng. Jaranglah org ke warnet hanya utk bela2in buka situs depkeu.

    Tp klo akses dari rumah mungkin. Tp gak semua kan punya akses internet di rumah? Internet masih barang mahal lohhh…

  4. teknologi adalah media netral….asal bisa kita manfaatkan sebagai media ilmu…manztab abiiiizzzz

    mampir ke hxxp://wwwxakhmad06.student.ipb.ac.id y

Leave a Reply