Merdeka tapi tetap waspada

Setelah sekian lama kasus Ibu Prita Mulyasari mencuat yang dituding mencemarkan nama baik dan tersandung UU ITE pasal 27 ayat 3, saya selalu merasa memang harus tetap waspada dalam setiap menulis di dunia online. Dan memang kita bebas sebebasnya berpendapat, dan itu adalah hak kita sebagai warga negara. Polemik tentang UU ITE pasal 27 ayat 3 memang belum benar-benar rampung, apalagi definisi dari UU tersebut belum jelas. Dan inilah ayat tersebut “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Eletronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.

Dan saat Prita mendekan di tahanan karena terkena ganjalan oleh UU tersebut ternyata UU ITE pasal 27 ayat 3 juga belum bisa digunakan, karena masih menunggu Peraturan Pelaksana (PP) yang tengah dirancang Depkominfo dan belum diuji publik. Sungguh ini adalah sebuah carut marut hukum dinegeri hukum. Sebagai seorang blogger, saya sendiri juga ada rasa ketakutan tersendiri ketika menulis sesuatu, dalam hati saya mesti merasa “jangan…. jangan…. nanti saya kaya Ibu Prita” :( .

Oleh karena itu meski UU tersebut sebenarnya belum bisa sah digunakan, saya dalam setiap menulis postingan tetap waspada dan hati-hati. Dan saya pikir itulah kunci kita supaya selalu merdeka dan tetap merdeka dalam menyuarakan hati dan pikiran kita dalam setiap ketikan dalam blog kita.**

Referensi : detikinet

24 thoughts on “Merdeka tapi tetap waspada”

  1. Blog yang sehat adalah blog yang bermanfaat untuk dirinya dan juga orang yang membaca-nya. Tetapi kalo mau nulis juga jangan asal mangap aja… jadi musti dipikirin.. apakah tulisan kita menyinggung perasaan orang lain atau tidak. Jadi intinya adalah kita para blogger khususnya boleh menulis tentang apa saja.. asal yang bermanfaat jangan cuma berisi cacian dan makian.

    Go Blogger Indonesia.

  2. Sebentar lagi Hari Ibu
    Jika tak ada beras di gentong
    Jika tak ada seteguk air di kendi
    Jika tak ada lembaran rupiah dibawah kasur sang ibu
    Mengapa tak mengirimkan masakan lezat
    Untuk persembahan kepada Ibu atau isteri tercinta di hari Istimewa
    Jika artikel masakan sudah jadi
    Lalu bubuhi kalimat ” Masakan dengan sentuhan cinta ini saya persembahkan buat wanita yang teramat istimewa”

    Persembahkan hasil masakan anda dan daftarkan dalam acara SupermanShow di
    http://abdulcholik.com/kuliner/supermanshow-la-tetates-de-timbele

    Jika itu anda lakukan dengan tulus
    Sebuah atau tiga buah kecupan penuh kasih sayang akan di terima
    Plus bisikan lembut ” I love you my Superman ”.
    Salam hangat dari dapur BlogCamp

  3. Bebas tetapi harus tetap bertanggung jawab agar tak mengganggu privasi orang lain.

    —————

    Sebentar lagi Hari Ibu
    Jika tak ada beras di gentong
    Jika tak ada seteguk air di kendi
    Jika tak ada lembaran rupiah dibawah kasur sang ibu
    Mengapa tak mengirimkan masakan lezat
    Untuk persembahan kepada Ibu atau isteri tercinta di hari Istimewa
    Jika artikel masakan sudah jadi
    Lalu bubuhi kalimat ” Masakan dengan sentuhan cinta ini saya persembahkan buat wanita yang teramat istimewa”

    Persembahkan hasil masakan anda dan daftarkan dalam acara SupermanShow di
    http://abdulcholik.com/kuliner/supermanshow-la-tetates-de-timbele

    Jika itu anda lakukan dengan tulus
    Sebuah atau tiga buah kecupan penuh kasih sayang akan di terima
    Plus bisikan lembut ” I love you my Superman ”.
    Salam hangat dari dapur BlogCamp

Leave a Reply