My outdoor gear review

Hello kawan, sudah lama saya tidak posting di blog kesayangan ini. Kali ini dalam tulisan ini saya atau penulis akan mencoba mereview beberapa peralatan outdoor atau istilah kerennya outdoor gear. Sebelumnya pasti ada yang tanya-tanya, apa sih klasifikasinya dari peralatan outddor itu?, ya intinya adalah peralatan yang kita gunakan untuk menunjang aktivitas kita di alam bebas alias outdoor (kemah, penjelajahan, pendakian, telusur gua, dll). Dan disini saya akan mencoba mereview beberapa koleksi outdoor gear yang saya miliki yang mayoritas adalah masih merk lokal Indonesia, tapi juga ada beberapa merk impor.

Dalam penulisan ini, penulis tidak bermaksud promosi, merendahkan, maupun bermaksud iklan untuk sebuah produk/perusahaan/merk, penulis hanya sekedar menulis apa yang dirasakan setelah memegang, mencoba, dan merasakan dari barang yang dimiliki. Jadi tidak ada intervensi dari pihak manapun.

OK kita mulai saja, akan kami acak saja dari barang yang kecil-kecil sampai yang lumayan besar :) .

  • Tenda Eiger Storm 2, tenda ini memang sudah lama saya incar karena memang bagus untuk baik dari segi bahan maupun teknologinya, meskipun bisa dibilang belum bisa menandingi merk-merk luar. Dengan ukuran 210x(40+130+40)x110 cm ini cukup untuk melindungi 2 orang dan barang bawaan dari panas dan hujan. Tenda ini terdiri dari dua lapis, bagian inner dan flysheet. Tenda ini pernah saya tes saat camping di pantai dan terkena  hujan sedang, ya lumayan tidak bocor. Dari segi harga, ya bisa dibilang lumayan kokoh dan tangguhlah untuk tenda seharga 465 ribu ini  (beli setelah dapat bayaran dari google adsense kemarin). Dan yang paling saya suka dari tenda ini adalah  tidak ada bagian yang menjorok keluar, jadi akan kuat bila dihantam angin kencang (yang penting pemasang baik dan benar). Dari segi berat, tenda ini beratnya tidak ada 3 kg, jadi lumayan enteng :) .

 

  • Tas/ransel/carrier/rucksack Consina tarebbi, sedikit cerita sebelum memiliki tas merk ini, saya punya tas merk Rei krakatau 60l yang saya beli dari hasil jual link di salah satu blog saya dengan harga 575 ribu waktu itu, dan saya jual lagi karena saya rasa kurang nyaman di bagian suspensi punggungnya. Dan akhirnya saya beralih ke Consina tarebbi dengan ukuran muatan isi yang sama yakni 60 liter. Meskipun harganya cuma 385 ribu, tapi yang saya suka dari tas ini, bagian suspensi punggungnya sangat empuk dan nyaman di punggung dan tumpuan berat tidak hanya pada tali utama saja, tapi juga ada tali webbing tambahan, jadi lebih nyaman. Sayangnya rain cover tas ini tidak ada atau dijual terpisah.

  • Matras karet, Matras ini saya beli dengan harga sekitar 40 ribuan saat bersamaan dengan tas Rei krakatau 60l. Dan sekarang  jarang di pakai karena faktor berat dan packingnya susah.

 

  • Matras alumunium gravell, ini adalah matras terbaru saya, dengan tebusan 65 ribu. Matras ini sangat cocok bagi para penganut paham ultra light. Bisa di gulung maupun bisa dilipat dan di masukan dalam tas. Dari segi berat, matras ini sangat ringan hanya seberat mie instant. Dan setelah di coba, memang matras ini mempunya sifat memantulkan panas tubuh kita, jadi ketika saat di cuaca dingin, matras ini sangat nyaman sekali. Ukurannya juga cukup untuk berbaring dua orang.

 

  • Kaca mata oakley KW, meskipun tidak original, kaca matanya ini sangat nyaman di pakai baik untuk gaya maupun untuk melindungi mata dari silaunya terik matahari. Di lengkapi dengan tali kepala, sehingga bisa dipakai bersepeda sehingga tidak takut jatuh. Lensanya terdiri 6 lensa (bisa di lepas dan di ganti-ganti) dan salah satunya lensa polaroid. Dan yang mempunya mata minus, kaca mata ini juga dilengkapi frame yang bisa di pasang lensa sesaui dengan kebutuhan.

 

  • Shelter Claw, saya beli dengan harga 185 ribu ketika saat camping menggunakan tenda lama dan masih bocor saat hujan. Panjang shelter ini adalah 4×6 meter, jadi cukup besar untuk berteduh saat rombongan kehujanan :) .

 

  • Sarung HP ieger, untuk menjaga hp samsung wave saya dari benturan-benturan.

 

  • Sendal stylist eiger, saya beli di salah satu konter eiger 110 ribu, sangat nyaman di pakai, tapi jika perjalanan di track kering/panas bila tidak memakai kaos kaki, ditelapak kaki terasa sedikit sakit, jadi disarankan untuk memakai kaos kaki. dari segi teknologi, sendal ini solnya menggunakan teknologi endorphin grip.

 

  • Nesting TNI dan kompor gasmate, kompor gas ini sangat legendaris, kenapa di sebut seperti itu?, karena banyak penggunannya dan harganya tidak terlalu mahal sekitar kisaran 150an ribu, dengan bahan bakar gas butane, kompor ini juga lumayan bandel. Sedangkan nesting/rantang/panci TNI ini memang jatah untuk TNI, tapi juga banyak dijual dipasaran, dengan harga sama dengan kompor gasmate, nesting ini cukup memadai untuk menanak nasi, merebus mie, atau juga bisa untuk mendadar telor, walau kadang masih lengket :D .

 

  • Ieger head lamp, lampu yang di pasang dikepala ini sangat nyaman di gunakan dalam perjalanan malam hari, dengan sumber daya 3x batrai AAA  cukup lumayan awet, karena head lamp ini menggunakan lampu led, sehingga sangat menghemat baterai. Harganya cukup murah, kemarin saya beli cuma 35 ribu. Lampu ini mempunyai tiga mode, yakni terang, redup, dan mati hidup (untuk sinyal emergensi/darurat).

 

  • Power style Cree Led 180 lumens, kelihatannya seperti senter biasanya, tapi senter ini mempunyai fokus yang bisa di atur. Mempunyai tiga mode sama seperti ieger head lamp. Dengan 2 model sumber daya, yaitu 3x baterai AAA atau baterai bawaan yang bisa di isi ulang dengan charge. Senter dengan banderol sekitar 100an ribu ini juga dilengkapi dengan belt, sehingga bisa di taruh di ikat pinggang.

 

  • Botol air minum locknlock, botol air minum buatan vietnam ini mampu menampung 700 ml, mempunyai tutup botol yang mudah dibuka (tidak perlu repot mengulir). Saya beli di salah satu supermarket dengan harga 60 ribuan. Dengan menggunakan botol air minum khusus, saya pikir juga bisa mengurangi dampak sampah dari botol minuman. Kalau ada pertanyaan, kenapa tidak pakai botol air mineral biasa saja?, karena botol air mineral yang di jual di pasaran itu fungsinya hanya untuk sekali pakai, tidak untuk diisi ulang dan digunakan lagi. Dan bila di pakai berulang-ulang bisa membahayakan kesehatan, begitu ketika saya baca artikel tentang jenis-jenis botol minuman. Jadi sudah ada fungsinya masing-masing.

 

  • Gaiter Sioux, cuma 50 ribu saya dapatkan dari salah satu pasar forum online. Benda ini di pasang untuk melindungi kami dari debu, duri, lumpur, ataupun binatang melata yang bisa masuk ke sepatu saat perjalanan.

 

  • Sepatu gunung keta, sesuai dengan merk dan harganya 130 ribuan, sepatu ini memang belum menggunakan teknologi vibram di solnya yang di pakai kebanyakan sepatu tracking lainnya. Tapi sepatu ini solnya sudah lumayan mencengkram untuk di track licin.

 

  • Pisau lipat tanpa merk, terdiri dari 13 jenis tool dalam satu genggaman ini saya dapatkan dengan harga 40 ribuan, cukup untuk menemani petualangan maupun keadaan survival.

 

  • Wadah telor/egg holder, kelihatannya memang sepele, tapi sangat penting untuk membawa telur ketika camping, untuk melindungi telur agar tidak pecah dan bisa dimasukkan dalam tas bersama barang-barang perlengkapan lainnya. Dengan harga 25 ribu, wadah ini bisa muat 6 butir telor.

 

  • Sleeping bag redman, memang merk baru, jadi kualitasnya masih kurang menurut saya. dari segi packing sleeping bag ini juga terlalu memakan banyak tempat. Dari segi kenyamanan, kalau dipakai di suhu ekstrim masih kalah sama sleeping bag yang berbahan dacron pada bagian dalamnya. Tapi kalau untuk selimutan dalam kamar kost ya cukuplah :D .

 

  • Jaket Consina JT01, Jaket sudah pernah saya test ketika hujan dan dingin, hasilnya badan tetap kering dan hangat. Kemampuan waterproffnya awet jika pemeliharaan dan pemakaiannya baik. Dengan bahan dalamnya dacron, jaket yang saya dapatkan dengan harga 240 ribu ini meskipun diluar basah kuyup, bagian dalam tetap kering. Bagian hoddie-nya juga bisa dilipat dan dimasukan dalam kerah.
  • Celana pendek taslan forester, kainnya berbahan taslan, celana dengan harga sekitar 60 ribuan ini memang tidak waterproff atau bisa basah jika terkena air, tapi mempunyai sifat quick dry, yakni cepat kering jika terkena air.

Demikian sedikit rewiew gear-gear yang telah saya miliki, mungkin kedepan akan terus saya upgrade sesuai dengan kebutuhan dan budget. Sesuai teknologi yang terbaru tentunya :) .

Semoga juga bisa membantu para pembaca yang mungkin sedang memilih untuk membeli gear-gear outdoor. Salam Hijau lestari alamku :)

3 thoughts on “My outdoor gear review”

Leave a Reply