Saatnya musim tanam padi
Ketika saat pulang kerumah untuk mengambil bekal, saya sempatkan membantu bapak disawah untuk menggarap lahan untuk persemaian yang akan ditaburi benih padi, karena musim tanam padi akan segera datang. Dan untuk mengolah tanah persemaian (ngurit dalam bahasa jawa ponorogo
) seperti biasa harus terlebih dahulu dibajak dengan traktor tua yang sudah beberapa lama dimiliki. fungsi dari membajak sendiri adalah untuk membalik tanah agar ringkat kesuburan tanah dapat bertambah, selain itu juga untuk mematikan rumput yang mengganggu tanaman.
Dengan menggunakan traktor quick G1000 dengan mesin kobota diesel, bersama dengan paman membajak lahan untuk persemaian. Sebelum dibajak lahan harus diberi pengairan yang cukup, ini dilakukan agar kinerja traktor tidak terlalu berat. Pengairannya sendiri menggunakan mesin diesel, karena musim hujan masih belum begitu tinggi intensitasnya. Setelah dibajak, maka selanjutnya adalah proses perataan tanah (di garu dalam bahasa jawa
) . Setelah itu barulah benih padi siap ditaburkan, dan tinggal menunggu sampai umur benih siap untuk ditanam.
Traktor ini hanya keluar dari kandangnya saat musim tanam padi dan untuk keperluan mengangkut hasil panen dari sawah kerumah saja. Pada musim hujan saja traktor ini beraksi banyak, selain untuk menggarap lahan milik sendiri, juga untuk membajak lahan sawah milik tetangga
.

Sudah lama saya ingin menulis tentang pertanian didaerah saya, tapi karena keadaan saya masih diluar maka belum bisa maksimal
.






Tracktornya quick ? QUICK QUICK ! Pakek quick semua hebat ! [ kok malah promosi (haha) ]
wah enak nu pak sudah punya traktor sendiri
kalau saya masih harus nyewa ke tetangga
enak ndi mas karo bajak sapi?
pak ku wes gae papan pinihan iki … bentar lagi nandur (dance)
Traktor iku luwih efisien tmbng kebo:-D
Hi hihi kirain review terselubung, mau ikutan je mas.
Emak juga hampir tanam nich, sudah mulai hujan juga soalnya di Jombang
Semoga hasilnya periode ini bagus mas
Salam hangat dari Surabaya
wah … siap-siap turun ke sawah …
semoga hasilnya bagus dan berkwalitas amin
wah, mas arif ternyata tak lupa kalau hidup di negeri agraris, hehe … saya malah sudah lama banget ndak membantu ortu di sawah, hehe … semoga kelak panennya melimpah ruah, mas.
Menurut saudara2 sekalian gmana prospek lulusan sarjana pertanian sekarang?
wah lagi sibuk disawah to..asik nih bercocok tanam
jangan2 mereknya quick
back to basic yach mas… hehehe kembali noto deso
wah lagi ikutan kontes toh mas
sepertinya sedang promosi Quick nih. kontes kah…?
berkunjung….
membajak??? setau saya dulu pake kerbau….
jadi inget masa lalu…
berkunjung… memang quick secepat itu ya?? wkwkwkkwk
salam kenal
wah saya harus siap-siap nih…
dengan adanya alat modern seperti quick,peranan kebo sudah mulai berkurang yo kang:)