Passive income dari TLA dan TNX
Passive income?, maksudnya?, ya penghasilan pasif, tapi terus ada. Nah tentunya kawan-kawan penggiat internet marketing pasti sudah tidak meragukan lagi tentang keberadaan TLA atau text link ads. TLA adalah program dimana kita bisa menjual link, baik di blogroll maupun di link in content, tergantung kita mau. Nah enaknya TLA adalah, kita tinggal pasang plugin yang telah tersedia, dan jika memang ada advertiser yang akan membeli, maka kita akan dapat konfirmasi di approve atau tidak. Nah pengalaman saya selama ini dengan TLA memang tidak seberapa, tapi mulai bulan februari 2010 sampai sekarang setiap bulan payout dari TLA tidak pernah telat dan terus meningkat, seiring semakin bertambahnya advertiser yang memasang link.

Terus terang saya juga belum tahu patokan pasti spesifikasi blog yang wajib dipenuhi agar bisa di ikutkan TLA, tapi dari pengalaman yang pernah saya alami :
- Paling tidak traffic blog stabil rata-rata 100/UV perhari. Karena saya punya pengalaman pernah mendaftarkan blog ber pagerank 3, tapi unik visitornya kurang dari 100, ternyata ditolak.
- Jangan berpatokan blog harus berbahasa inggris, karena selama ini saya hanya mengandalkan blog ini untuk bisa dijadikan passive income. Ya blog ini blog dengan berbahasa Indonesia. Jadi bila punya blog dengan statistik bagus, tidak ada salahnya dicoba
.
karena mereka bisa mengindeks isi seluruh website, termasuk berbagai tipe file, seperti Adobe acrobat (PDF), dokumen microsoft office, file audio/vedio, dan bahkan metadata spesifik. Metadata merupakan informasi terstruktur yang diberikan pemilik website yang sedang diperiksa crawler. Crawler ini kemudian mengirimkan data yang ditemukan kedalam database besar yang disebut 






Recent Comments