Archive

Posts Tagged ‘konflik’

Anarkisme dan fanatisme suporter sepak bola

January 23rd, 2010 29 comments

Ya… ya… Film dengan judul Romeo dan juliet versi sepak bola Indonesia, memang bisa dijadikan gambaran nyata dari dunia sepak bola Indonesia. Film yang mengisahkan anarkisme yang brutal yang disebabkan rasa fanatik berlebihan terhadap klub sepak bola oleh bobotoh viking bandung dan the jekmania jakarta memang bukan sekedar kisah film saja, tapi ini memang ada di kenyataan. Belum lama ini saja seorang suporter bonek mania surabaya menjadi korban karena terjatuh dari atap kereta api dalam pejalanan untuk melihat tim kesayangannya bermain. Memang tidak ada yang salah, kita fanatik terhadap sesuatu. tapi bila sebuah fanatik yang berlebih akan menimbulkan rasa gengsi. Apalagi bila rasa fanatik itu dimiliki oleh sebuah masa yang berjumlah besar, ini bisa saja menjadi sebuah mesin penghancur apa saja yang ada didepannya bisa disulut oleh api amarah.

Saya sendiri suka nonton sepak bola, meski tidak langsung di lapangan. bahkan saya bisa berteriak-teriak sendiri dikamar ketika terjadi peluang gol. Tapi saya miris dan sedih bila sebuah pertandingan sepak bola yang di dukung suporter fanatiknya ricuh, ini cermin bahwa dunia sepak bola Indonesia masih harus banyak belajar lagi tentang fair play,baik dari pemain, wasit, dan serta para pendukung setianya. Bila tidak, maka bukan tidak mungkin Indonesia akan batal menjadi tuan rumah piala dunia 2022.

Fanatisme adalah sebuah keadaan di mana seseorang atau kelompok yang menganut sebuah paham, baik politik, agama, kebudayaan atau apapun saja dengan cara berlebihan (membabi buta) sehingga berakibat kurang baik, bahkan cenderung menimbulkan perseteruan dan konflik serius.. karena saking fanatiknya the jak akan bilang “bila dibelah dada ini maka akan keluar darah orange“, bobotoh dan aremania akan bilang darahnya berwarna “biru“, dan bonek mania akan keluar darah warna “hijau“. ya itulah contoh bagaimana perumpamaan sebuah kefanatikan yang sudah mendarah daging. rasa bahagia yang meluap bila tim kesayanganya menang berlaga, atau sebaliknya akan timbul rasa amarah, kecewa, menangis, bahkan mengamuk bila tim kesayangannya kalah. Oleh karena itu kita harus punya sifat fair play untuk menangkal kegembiraan yang berlebihan, ataupun kekecewaan yang berakhir dengan kebruntalan.

Untuk saat ini memang banyak media yang masih mengabarkan dengan berita miring kepada suporter dari Persebaya Surabaya yang menamakan dirinya Bonek mania. Ini bukan tidak beralasan kenapa media selalu mengabarkan negatif. dalam setiap laga persebaya dimanapun, pasti suporter ini berulah. bahkan Forum Wartawan Surakarta (F-WTS) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Solo menggelar aksi protes terhadap tindakan anarkisme Bonek. Ini dilakukan karena ada oknum bonek yang memukul wartawan dan akan menjarah kameranya.

Read more…