Archive

Posts Tagged ‘pramuka’

Spirit adventure

November 11th, 2009 19 comments

“Spirit adventure” atau jiwa petualang itulah tema dari film 3D berjudul “UP” yang berdurasi kurang lebih 1 jam 25 menit ini. Meski sudah sekitar bulan agustus lalu film ini di release oleh pixar studios, tapi saya baru kali ini menonton  :roll: (  doh telat), film yang menceritakan seorang anak pramuka yang gendut mendapat tugas dari pembinanya untuk membantu seseorang yang sudah tua demi memperoleh sebuah pin tanda kecakapan (atau tanda kecakapan khusus / TKK dalam pramuka indonesia).

Unik dan bikin gemes kesan dari film ini, kesan ini tampak dari penokohan seorang bocah pramuka bernama “Russel”, gendut, tak mau menyerah, keras kepala. dan sebagi tokoh orang tua bernama “Pak Fredericks”, ia adalah seorang duda penjual balon udara yang tinggal disebuah kota besar yang dihimpit oleh gedung-gedung tinggi dan mendapatkan akan gusuran oleh para pengembang gedung. karena pak fredericks keras kepala tidak mau pindah akhirnya ia membuat balon sebanyak mungkin untuk bisa menerbangkan rumahnya dan pindah kesebuah canyon dekat sebuah air terjun yang indah.

Tapi tak disangka ketika pak Fredericks sudah mengudara bersama rumahnya, ternyata Russel ikut terbawa yang tak mau turun. Akhirnya pak Fredericks mengijinkan Russel untuk ikut bersamanya. Dan ketika rumah balon pak Fredericsk menghadapi badai besar, akhirnya terpaksa harus mendarat. Nah disinilah banyak cerita kocak dan penuh teladan, ketika Russel bertemu seekor burung unta yang suka makan coklat ia beri nama “kevin”. Dalam perjalanan pak Fredericks menuju tempat air terjun ia di serang oleh para anjing yang bisa bicara milik seorang peneliti yang bernafsu untuk menangkap burung unta bernama kevin yang tinggal disana. Akhirnya pak fredericks, rusesel melarikan diri, tapi sayang kevin sang burung unta tertangkap oleh peneliti jahat. Demi kevin russel berpisah untuk meyelamatkannya.

Read more…

Wajah baru semangat baru di era 2.0

January 21st, 2009 18 comments

sdfsdfds-copyWajah baru semangat baru, yup itulah harapan saya ketika mempermaks blog Saka Wanabakti Ponorogo yang bermesin blogspot. Dengan template tiga kolom, dan berbaris-baris membuat seakan pandangan mata luas kerah monitor. Blog yang dikelola oleh teman-teman Saka Wanabakti Ponorogo ini, walau biasa saja, serta gratis tapi sangat mempunyai andil besar terhadap berkembangan pramuka khususnya Saka Wanabakti Ponorogo. Ya blog ini hampir berumur satu tahun, Mulai online tanggal 8 Februari 2007, dan blog ini berisi berupa laporan hasil kegiatan, pengumuman, serta aktivitas Saka Wanabakti Ponorogo. Banyak pula pendapat orang jika Ponorogo adalah kota pramuka yang paling aktif. Karena banyak orang berkata seperti itu sangat beralasan, karena Ponorogo juga kota santri. Banyak Pondok-pondok pesantren yang tersebar diseluruh pelosok kota Ponorogo. Dan disetiap Pondok pasti ada aktivitas pramuka, maka tidak heran pramuka di Ponorogo sangat berkembang pesat. Nah pesatnya perkembangan pramuka didunia nyata saya rasa juga perlu dimbangi dengan perkembangan Cyber Scout. Dimana setiap organisasi pramuka dengan hanya mengakses internet bisa bekomunikasi dengan anggota pramuka didaerah lain serta berbagi, serta mudah dalam masalah koordinir.

Nah Wanabakti-Ponorogo.blogspot.com mencoba untuk berpartisipasi meramaikan khasanah kegiatan yang tidak pandang usia, yaitu Pramuka didunia maya. Wanabakti-Ponorogo.blogspot.com dilengkapi pula agregator/RSS dari situs-situs/blog pramuka daerah tetangga, serta tidak lupa pula dilengkapi fitur shoutbox sebagai penampung pesan singkat pengunjung.

Read more…

Categories: Blogging, Internet, Know how Tags: ,

Pondok pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo Indonesia

January 6th, 2009 73 comments

Tulisan ini saya tulis ulang dari diktat khutbatul iftitah 2005 PPWS, dan semoga bisa menjadi obat rindu teman-teman alumni PPWS yang ada diseluruh Indonesia dan segala penjuru dunia, terima kasih kepada para assatidz dan assatidzad, teman-teman seperjuangan, kakak-kakak kelas saya, adik-adik kelas saya.

PONDOK PESANTREN

Pondok pesantren”Wali Songo” adalah Pondok Pesantren modern, sekalipun modern, namun tetap pondok pesantren

RIWAYAT MENGAPA DINAMAKAN PONDOK PESANTREN


Menurut riwayat, mula-mula seorang kyai, kemudian datang beberapa orang santri yang ingin mengeyam (belajar) ilmu pengetahuan dari kyai tadi. Semakin hari semakin banyak santri yang datang, akhirnya tak dapat lagi mereka tinggal di rumah itu. Sehinggga timbul inisiatif untuk mendirikan pondok-pondok atau kombongan atau dangau di sekitar masjid dan sekitar rumah kyai tadi. Itulah alasannya dinamakan pondok pesantren.

Jadi yang membuat pondok-pondok itu adalah santri-santri sendiri, bukan kyai yang mendirikan. Kalau membuat pondok (bangunan) dulu, pasang advertensi/iklan cari murid ini namanya hotel yang dicari-cari penghuni. Hotel disewakan, penghuni membayar sewanya, sesudah itu berhak tinggal seenaknya. Dan terkadang kalau kotor panggil jongosnya untuk membersihkan.

PONDOK PESANTREN BUKAN HOTEL


Pondok pesantren bukan hotel. Ia kepunyaan bersama. Kepunyaan bersama lantas boleh dibagi, masing-masing boleh mengambil yang dimaunya, tidak! setiap datang santri baru berarti tambah satu orang anggota yang turut bertanggung jawab terhadap keberesan pondok pesantren itu. Pembayaran yang diberikan itu hanya sebagai iuran (iuran pondok atau sekolah) bukan berarti sewa atau upah.

Dan dengan uang itulah kita gunakan untuk kepentingan dalam pondok pesantren, seperti memperbaiki pondok-pondok yang telah didirikan kakak-kakak dan santri-santri terdahulu. Itulah “self berdruping system” namanya, sama-sama membayar iuran, sama-sama memakai.

Read more…