Wisata Girimanik Tejomoyo Manikmoyo Condromoyo
Wah saya sudah lama tidak mbolang, jadi kangen jalan-jalan. Dan kemarin saya sempatkan untuk jalan-jalan lagi ke provinsi sebelah, yaitu Jawa Tengah, yaitu Wisata Girimanik yang berada Setren Slogohimo Wonogiri. Sebenarnya kemarin saya sudah pernah kesana, tapi saya tidak tahu kok jadi pingin lagi main, mungkin karena suasana alamnya yang masih sangat menarik, serta sebuah tantangan yang saya sudah lama tidak mencobanya lagi, yaitu jalan kaki. Berangkat dari rumah sekitar jam sembilan pagi dengan motor odok, kira-kira 2 jam tiba dilokasi. sebenarnya jarak yang ditempuh bisa lebih cepat, tapi karena kendala ban kempes dan harus mencari tukang tambal ban, akhirnya perjalanan molor.
Tidak lupa cas HP dengan full, karena di tempat tersebut tidak ada jasa pengecasan HP. Dengan tiket masuk sebesar Rp.5000
ditambah uang parkir Rp.2000. Tapi yang pertama kali kemarin saya tidak bayar, karena datang pada saat malam hari, jadi tidak ada yang jaga loket
. setelah pesawat motor terparkir dengan aman
, petualangan sesungguhnya telah ada dihadapan, yaitu jalan kaki dengan medan yang lumayan cukup menguras keringat yang harus ditempuh kurang lebih setengah jam dari tempat hanggar pesawat motor
. Oiya di lokasi wisata Girimanik ini terdapat tiga air terjun, yaitu air terjun manik moyo, air terjun Condromoyo, dan air terjun Tejomoyo.
Udara yang sejuk dan suara khas serangga hutan menambah nuansa alami sangat kental terasa, yang jarang kita temukan di kota besar. Gemericik suara air terjun, serta dinginnya air gunung seakan meredam semua sesak di dada
. Karena untuk menikmati wisata girimanik ini memerlukan persiapan fisik yang lumayan, mungkin saya bisa berbagi sedikit tips jika kita berkunjung di wisata Girimanik :
- Pakailah sepatu, karena jika hanya memakai sandal, bisa-bisa sandal yang kita pakai akan rusak dan akhirnya mau tidak mau harus pakai sandal merek nyekermen
, karena medan yang ditempuh sangat curam. saya sendiri dalam perjalanan banyak menemukan sandal yang ditinggal karena rusak. dan untungnya sandal saya saat itu tidak rusak, berarti sandal saya termasuk sandal bagus
. - Pakailah pelindung mulut (slayer, kain, dll), karena struktur tanah yang yang gembur dan kering serta angin kencang, apabila kita jalan bareng-bareng dengan teman-teman rombongan, maka kan banyak debu yang berterbangan akibat langkah kaki kita.
- sabar dalam jalan kaki. Loh?, apa hubungannya?, iya ada, jika kita membawa anak kecil atau pasangan wanita harap sabar, karena tadi sudah dijelaskan diatas, medan berat. Pelan-pelan asal sampai, dari pada cepat-cepat tapi campur suruh gendong
. - Bawa makanan dan minum secukupnya (kecuali jika camping), karena dikawasan tersebut juga banyak penjual dan warung meski dihutan. Dan makanan yang sering dijumpai adalah tahu dan tempe. Meski hanya tahu dan tempe, tapi rasanya emm… nyumy……
.
Tips diatas tersebut saya simpulkan sendiri, setelah bebrapa kali berpetualang disana. Dan yang paling penting, jangan ambil apapun dari kawasan hutan tersebut kecuali mengambil foto
.







sejuk bener keliatannya…
pemandangannya mantap nih
jadi pengen punya sandal bagus juga
wah, jadi pengen ke sana iks…
coba hubungi Turis gunung Indonesia dulu ah
wah indah banget pemandangannya…trus pengambilan gambarnya juga ok…boleh minta komentarnya untuk artikel ku ini…itu sangat membantu memperbaiki blogku,,..thanks
Kalo kesana mesti enak buat gendong2an….
Wah, seru mas…
Ah, si mas mah gak ngajak2 nih, hehehe…
Padahal saya paling seneng hacking
mrunu karo sopo rif? kok ga ajak-ajak se?????
suwe aq ga berwisata alam, wisata dunia maya mulu, ma wisata remaja *Ngajar di skul, hehehe*
mantap euy jalan2 terus…
moso dewe lek?
pertanyaan ku podo karo deteksi
moso dewe?ora enek kancane?
ah tenane kang?
bwakakkakakka
Hmmmm…..
ada tempat baru nih…
bisa buat “*******”
kok gak ajak ajak
layak gak ikut ke pacitan, ternyata udah tamasya sebelumnya, capek ya
duh naksir air terjunnya saya keren dan banyak lagi
ikut ikut
wuih seru kuwi, kok yoo ra ajak-ajak
apik temen sih nggon iki…pengen aku plesir rono