Wisata pantai Teleng Ria

Masih dalam suasana akhir liburan, saya mbolang lagi. Kali ini bukan bukit atau gunung, tapi sebuah pantai di kabupaten selatan kabupaten saya, yakni Kabupaten pacitan. Kota Pacitan yang mempunyai julukan “Pacitan kota 1001 goa” ini memang banyak sekali terdapat oblyek wisata goanya, karena struktur daerahnya nya yang banyak bukit dan batu-batu besar. Selain goa, Pacitan juga terkenal akan pantai-pantainya. Dan salah satunya adalah Wisata pantai Teleng Ria.

Dengan  waktu jarak tempuh kurang lebih dua jam dengan sepeda motor dari daerah saya. Melewati lembah, mendaki  gunung, yah seperti lagu sound tracknya ninja hatori :mrgreen: . Sepanjang jalan, pegunungan serta jalan yang berkelok-kelok selalu jadi sahabat dalam menuju pantai. Dengan bibir pantai yang sangat panjang, serta ombak yang tidak terlalu besar, serta bau khas pantai yaitu bau ikan laut yang di jemur menambah serunya dalam ber-wisata :mrgreen: .

Waktu akhir pekan ramai dengan pengunjung yang mandi ataupun sekedar jalan-jalan serta bermain air di tepi pantai. Di sekitar pantai juga banyak para pedagang yang menjual cindera mata, seperti batu akik, asesoris wanita. Selain itu juga tidak ketinggalan wisata kulinernya yaitu, tuna goreng, udang goreng, serta sale pisang.

Ditepi  pantai terpasang spanduk besar dari pengelola wisata pantai teleng ria yang bertulis “Awas ubur-ubur beracun”. Dan memang benar, ketika saya mencoba menyusuri pantai, banyak tersapat ubur-ubur yang terdampar di pasir pantai, tapi kalau kita tidak dengan jeli melihatnya kita tidak akan tahu, karena warnanya yang bening seperti air laut. Jadi harus hati-hati jika kita mandi ataupun mandi di pantai, karena ini seperti yang pengelola peringatkan adalah ubur-ubur beracun 😉 .

16 thoughts on “Wisata pantai Teleng Ria”

  1. Wah, habis lebaran kemarin saya kesana mas…kena ubur-ubur juga…tapi untungnya saya punya antibodi alami karena dah pernah disengat kalajengking…jadinya ya cuma panas aja di tangan. :)

Leave a Reply